BONE — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Tahfizul Qur’an H. Syamsul Bahri As’adiyah Pongka, Kabupaten Bone, menggelar kegiatan “Refleksi Kemerdekaan” dengan tema “Rekonstruksi Jejak Kebangsaan K.H. Muhammad As’ad: Kontribusi Ulama Pesantren dalam Memperkuat Nilai-Nilai Keislaman, Pendidikan, dan Keindonesiaan.”

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali menelusuri rekam jejak dan kontribusi Anregurutta KH. Muhammad As’ad dalam perjalanan sejarah bangsa, khususnya pada masa pra-kemerdekaan. Refleksi ini sekaligus menjadi upaya menanamkan pemahaman kepada generasi muda, khususnya para santri, mengenai pentingnya nilai keislaman yang berjalan seiring dengan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia.
Dalam pembahasan, narasumber menekankan pentingnya membangun jiwa nasionalisme dan religiusisme di kalangan santri dengan menjadikan perjalanan hidup dan perjuangan K.H. Muhammad As’ad sebagai salah satu pijakan keteladanan.
K.H. Muhammad As’ad dikenal memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat pada masanya. Kontribusinya tidak hanya terlihat dalam bidang dakwah dan pengembangan nilai-nilai keislaman, tetapi juga melalui pendidikan dan pembinaan generasi. Peran tersebut menunjukkan bahwa ulama pesantren memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat fondasi kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, para santri diajak untuk memahami bahwa semangat kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai sebagai perjuangan merebut kemerdekaan, tetapi juga sebagai tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan ilmu pengetahuan, pendidikan, pengabdian, serta menjaga nilai-nilai agama dan persatuan bangsa.
Rekam jejak Anregurutta K.H. Muhammad As’ad diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus agar mampu memadukan keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk terus diwariskan kepada santri sebagai generasi yang akan mengambil peran dalam menjaga dan membangun bangsa.
Refleksi Kemerdekaan yang digelar Lembaga Tahfizul Qur’an H. Syamsul Bahri As’adiyah Pongka ini pada akhirnya menjadi ruang untuk mengenang kembali jasa dan keteladanan ulama terdahulu, sekaligus meneguhkan komitmen generasi muda dalam melanjutkan perjuangan melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat serta negara.